Sejarah

Bagi warga Kota Medan, cemilan berupa martabak telur adalah hal biasa. Bahkan hampir disetiap sudut jalan martabak telur bisa ditemukan selain martabak manis. Kenyataan ini bisa membuktikan kalau prospek penjualan martabak cukup bagus di Medan.

Dari sekian banyak martabak yang ada di Medan adalah satu tempat penjualan martabak yang ramai dikunjungi pelanggan di Kota Medan, yakni Martabak Ardhy yang berlokasi di Jalan Setia Budi No.230, dekat dengan gerbang Komplek Taman Setia Budi Indah.

Menurut penuturan sang pemilik Ardi, dia memulai usaha ini dengan modal Rp 18 juta pada tahun 1996. Karena kelezatan martabaknya, pada tahun 2009, dia mendapat penghargaan dari Bogasari. Dengan begitu, ia semakin memberikan inovasi pada tiap martabaknya. Hingga di tahun 2015 ini, Martabak Ardhy kini telah memiliki tiga cabang, dia diantaranya menjual martabak Kubang (Mesir). “Alhamdulillah, sejak buka tahun 1996, sekarang saya sudah memiliki tiga cabang di Kota Medan,” tutur pria perantauan dari Kubang, Sumatera Barat ini.

Kata dia, kalau dilihat dari bentuk, memang hampir semua bentuk martabak manis sama. Namun demikian, kelebihannya terletak pada lokasi pembuatan yang selalu dijaga kebersihannya. Yang paling penting, cita rasa martabaknya yang khas. Ternyata inilah yang sangat disukai pelanggan. Walaupun harga martabak manis dengan beragam rasa itu agak mahal, yaitu berkisar antara Rp 20.000 – Rp 75.000. Namun demikian, setiap hari, dia masih melihat banyaknya antrian di masing-masing outlet yang dimilikinya.

Menurutnya, harga penjualan itu, sebanding dengan harga bahan pokok, maupun berbagai toppingnya. Sebutnya, kismis yang dia gunakan selalu dimpornya dari Iran. Jagung manis juga diimpor dari USA. Tak ketinggalan, mentega juga dari Australia.

“Saya tahu, memang martabaknya agak mahal. Tapi kan pembeli tidak tahu bahan-bahan apa yang kita gunakan. Selain memang bahan pokoknya mahal, ada beberapa bahan yang berasal dari impor juga. Modalnya mahal, berarti harganya wajar juga bila sedikit mahal,” tuturnya lagi.

Sejak awal dibuka pada tahun 1996, dia berjualan sendiri di lokasi itu. Seiring dengan berjalannya waktu martabak buatannya semakin disukai orang, akhirnya ia membuka outlet baru di Jalan Kapten Muslim Simpang Perumahan Griya Riatur Indah pada tahun 2008.

Tak cukup hanya berkutat di martabak manis, ternyata pria yang berasal dari Kubang, Sumatera Barat ini juga menambah inovasi baru. Dia juga berjualan martabak Kubang, martabak yang asli dari kampung halamannya. Bentuknya seperti martabak mesir kebanyakan. Bedanya terletakpada waktu dimasak. Seperti burger kebanyakan, pemanggangan dilakukan dengan sedikit mentega, yang sudah pasti tak memakai minyak goreng.

Martabak kubang sendiri memiliki rasa yang khas dan telah dibuka di dua cabang. Pertama, di martabak manis di Jalan Setia Budi No.230 ( depan komplek Tasbih ). Yang kedua, ada di Jalan Setia Budi No.140 Pasar I Tj.Sari . Per porsi harganya yaitu Rp 25.000.

Saat ini, Martabak Ardhy membuka lowongan kerja di kota Medan dengan posisi berikut ini:


Jika anda berminat untuk memenuhi kualifikasi diatas, segera antar langsung lamaran lengkap, CV, Fotocopy Ijasah Terakhir/ Transkip Nilai, Pasphoto terbaru dan dokumen yang diperlukan ke:
Martabak Ardhy Cabang
JI. Setia Budi 14 Pasar I, Tanjung Sari

Baca Berita Terupdate berikut ini: